Cara Setting Irit Pada Accord Maestro

Irit apa tidak adalah kata-kata yang sering kita dengar ketika ada pembicaraan seputar mesin suatu kendaraan, baik itu kendaraan roda empat, tiga, dua bahkan yang rodanya lebih dari empat pun hahaha, karena setting irit adalah salah satu trik mengatasi kenaikan harga bbm dewasa in,i maka perlu kita setting kendaraan kita agar lebih irit tentunya dengan memperhatikan aturan-aturan yang ada, hal ini akan berhubungan dengan tingkat keawetan dari mesin kendaraan kita sendiri. Pada tutor berikut  ini saya akan berbagi tips setting irit pada accord maestro kesayangan kita, simak langkahnya di bawah ini:

Langkah sederhana untuk membuat irit pada accord maestro:

1. Setting pada RPM, jangan terlalu tinggi cukup 800 rpm kondisi iddle tanpa ac.
2. Setting Iddle UP AC jangan terlalu tinggi.



  • Caranya adalah putar mur seperti ditunjuk pada panah no 1. Putar sampai rpm sesuai.
  • Posisi panah no 2 pada EACV. Putar sampai rpm naik menjadi 850 rpm.  ( Mur bintang )
  • Panah no 5 adalah fast iddle. menggunakan cara mekanik termostat. Berguna untuk pemanasan di pagi hari. Kondisi fix tidak bisa di seting. Rpm saat pagi sekitar 1500 s/d 2000 rpm speedo.



3. Setting CO pada ECU.



  • Ecu maestro seperti halnya cielo atau genio masih menggunakan soket lama non OBD 1 atau OBD 2 Ecunya Fixed .  Kita hanya bisa mnggunakan Engine analiser / diagnostic untuk melihat kerusakan sensor tanpa mensettingnya.
  • Posisi  ECU dibawah kaki penumpang depan. Di bawah karpet.
  • Setelan seperti tanda panah , adalah 180 derajat maksimal dari kiri ke kanan.
  • Apabila setelan kita putar CCW ( berlawanan jarum jam ) , maka CO makin tinggi. CW ( searah jarum jam ) CO makin rendah.
  • CO tinggi menujukkan bahwa campuran bahan bakar makin kaya.
  • Cara setting adalah : putar mur maksimal ke kanan ( miskin / Lean ) , lalu kurangi sekitar 10 s/d 15  derajat kekiri ( rich ).

4. Setting Pengapian



  • Set waktu pengapian yang sesuai.
  • Sebenarnya secara standart sudah ada patokan pabrikan untuk derajat pengapian.
  • Tapi untuk kondisi mobil yang sudah tua dan ada potensi banyak kerak di piston , maka patokan tersebut bisa sedikit berubah.
  • Maestro tidak memiliki ECU yang advance dengan sensor knocking seperti mobil2 terbaru , yang bisa memundurkan pengapian apabila ada sedikit knocking/ ngelitik, jadi kita harus mensettingnya secara manual.
  • Putaran distributor advance ( maju ) adalah berlawanan dengan putaran mesin .
  • Putaran distributor mundur ( retarded ) adalah searah putaran mesin.
  • Cara mudah melihat arah putaran mesin adalah melihat putaran V- belt power steering atau AC saat mesin hidup.

Caranya untuk setting pengapian sbb :

  • Kendorkan 3 bautnya.
  • Putar dist ke depan atau ke belakang seperti pada foto.
  • Putar mendekati maksimal kebelakang agar pengapian maju / advanced.
  • Lalu lakukan trial error . start mobil. Masukkan gigi 2 . Gas maksimal sampai 4000 rpm atau lebih.
  • Akan terdengar suara knocking yang cukup keras.
  • Matikan mobil. Putar distributor ke depan  ( retarded ) sedikit demi sedikit ( mungkin putaran setiap 1 mm / milimeter ).
  • Lakukan kembali langkah seperti langkah pertama yaitu gas mobil pada gigi 2.
  • Lakukan terus sampai suara kocking hilang.
  • Lalu kencangkan 3 baut distributor.

Apabila langkah dilakukan dengan benar , maka pengapian mobil sudah di stel maju maksimal ( limit ) tanpa ada knocking. Biasanya suara mobil lebih halus , dan tarikan lebih instan.

5. Ganti saringan udara yang kotor.

Kotoran akan mengurangi asupan usara ke mesin.

6. Cek kebocoran pada selang vacum.

7. Modifikasi kepala busi.

Modifikasi ini diilhami pada seting sepeda motor yang biasa digunakan untuk balapan. yaitu memotong kepala busi dan menekuknya ke arah elektroda sbb:





  • Tujuannya agar percikan api busi lebih besar dan  arahnya direct ke ruang  combustion. Awalnya saya skeptis dengan cara tersebut. Tetapi ternyata hasilnya  diluar dugaan.
  • Cara yang sederhana  tersebut ternyata menaikkan akselerasi  di putaran bawah cukup instan.

8. Stel kerenggangan pada valve.



Pada kondisi mesin dingin :

  • Katup in : 0,25 mm
  • Katup out : 0.3 mm
  • Penulis sudah mencoba kombinasi kerengganan katup dari 0,1 sampai 0,35.
  • Hasilnya yang memiliki kompromi tenaga dan FC yang terbaik adalah kerengganan 0,25 in dan 0,3 ex.
  • Setting renggang boleh dicoba untuk perbandingan:
  • Setting  renggang 0,3 in dan 0,35 ex.
  • FC sedikit agak membaik , mungkin naik sekitar 0,2 km/liter. ( tidak terlalu signifikan )
  • Akselerasi sedikit lebih baik.
  • Suara mesin jauh lebih kasar. Terutama pada rpm diatas 2500.
  • Kalau menurut penulis sih karena suara mesin kasar , dan seperti ada suara dengkuran kucing pada rpm 3000 keatas , jadi nggak rekomen.


9. Perhatikan kanpas kopling atau mataharinya .
10. Pakailah ban yang berukuran standart.
11. Mengemudilah dengan santai.
12. Perhatikan juga tekan angin pada ban.

Selamat Mencoba.

source: hmrc indonesia

Reaksi:
Share this with short URL:

You Might Also Like:

How to style text in Disqus comments:
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Hide Parser