Loading...

Sistem Carburator pada Accord Maestro 1990-1991

Sistem Carburator pada Accord Maestro 1990-1991
Pada tahun 1990, Honda secara resmi melansir Accord Maestro ke pasar Indonesia. Versi pertama yang dipasarkan masih menggunakan sistem pemasok bahan bakar karburator walaupun mesin 4 silinder 1997 cc nya sudah memakai teknologi 16 valve.

Karburator adalah komponen mesin yang bertugas mengantarkan bahan bakar dgn sistem pengabutan (karburasi). Untuk itu fungsi dari karburator antara lain:
  • Untuk mengatur porsi udara dan bahan bakar ke dalam intake.
  • Untuk mengatur perbandingan bahan bakar-udara pada berbagai beban kecepatan mesin.
  • Mencampur pengabutan bahan bakar dan udara secara merata.

Ada beberapa bagian penting dari sebuah unit karburator :

  1. Mangkok karburator (Float Chamber) ; sebagai penyimpan bahan bakar sementara sebelum digunakan.
  2. Klep/jarum pelampung (Floater Valve) yg mengatur masuknya bahan bakar ke dalam mangkuk karburator.
  3. Pelampung (Floater) sebagai pengatur besaran bahan bakar yg dapat dialirkan masuk ke mangkuk.
  4. Skep/katup gas (Throttle Valve) ; mengatur banyaknya gas (campuran udara dan bahan bakar) yang masuk ke dalam silinder.
  5. Spuyer Bahan Bakar yaitu untuk memancarkan bahan bakar saat mesin digas sebagai kabut.
  6. Sekrup gas/Baut gas (Throttle Screw); menyetel posisi skep sebelum di gas.
  7. Sekrup udara/Spuyer udara (Air Screw); mengatur banyaknya udara yang akan dicampur dengan bahan bakar.
  8. Katup Selenoid (Selenoid Valve); membuka dan menutup proses supply bahan bakar saat mesin mulai dinyalakan atau dimatikan.
  9. Katup cuk (Choke Valve); menutup udara luar yang akan masuk ke dalam karburator sehingga gas menjadi kaya, pada AM terhubung dgn perangkat lengkap yg aktif pada waktu start saat mesin masih dingin.
  10. Vacum-vacum ; untuk menjaga kestabilan supply gas ke mesin dalam berbagai perbedaan beban.

Sumber : HMRC INDONESIA
Sign out
Baca Juga ×

9 comments:

  1. Mas bengkel honda yg bisa nyetel karbu honda maestro 1990 agar rpm tidak turun naik
    mohon sarannya dimana

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduh memang mas ada di kota mana?

      Delete
    2. Om Freby soegianto, bisa bantu jelaskan gimana solvenya?

      Delete
  2. pertama masalah kompresi, dimana air terbakar sehingga air di tabung cadangan selalu habis, diperbaiki dengan mengganti packing silinder head juga di lakukan scrap blok atas dan bawah karena ada selisih beberapa milli

    Kedua dilakukan penggantian Rotor juga service karbu (ganti karbu kit dan semprot karbu cleaner)

    saat ini mesin sudah mendapatkan stasioner tanpa AC dan Lampu juga mesin nyala sekitar 700 RPM, jika semuanya aktif stasioner di 850 RPM

    semoga bermanfaat buat yang lainnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih atas sharingnya... sangat bermanfaat.

      Delete
  3. Mas ro, boleh minta saran.. maestro ane udah lama gak hidup, kemaren pas di hidupin susah bener n pas nyala dari arah karburator ada suara mendesis kaya ban bocor, ane cari tapi gak ketemu, kira - kira kenapa ya? makasih sebelumnya

    ReplyDelete
  4. Om maetro saya perliternya kena 9 kilo, itu seadanya d seting irit lagi apa bisa ya salam hmrc 2305

    ReplyDelete

Powered by Blogger.