Menakar Biaya Modifikasi Honda Accord Maestro

Honda Accord Maestro merupakan mobil mewah di awal tahun ‘90-an. Selain nyaman, mesin yang bandel, interior lapang, dan bagasi yang luas, menjadi andalan Honda saat itu. Kini pamor Accord Maestro ini belum pudar, masih banyak yang mengidam-idamkan dan ingin merasakan kemewahannya. Seperti Ichan dan Sidik, pemilik Maestro ‘91 dan ‘93 yang keduanya berwarna putih ini bahkan memodifikasi Maestro milik mereka sehingga mirip dengan yang beredar di luar Indonesia.

Ichan sedikit lebih ekstrim dari Sidik, Accord Maestro ‘91 miliknya sudah diengine swap dengan mesin 2.3 VTEC milik Accord Cielo seharga Rp 5,5 juta, kemudian pelek Honda Integra DC2 16” yang dibelinya Rp 5 juta menggusur versi standarnya. Berikutnya headlamp model one piece seharga Rp 2,5 juta dan foglamp yang harganya juga Rp 2,5 juta dipasang untuk merubah tampilan muka.

Di ujung kiri bumper depan terpasang parking pole yang fungsinya sebagai patokan ketika hendak parkir. “Bisa naik turun dari dalam, harganya Rp 1,4 juta,” ucap Ichan. Komponen itu dipadu intersection lamp yang terpasang di bagian bawah bumper kiri dan kanan. “Fungsinya untuk menerangi bagian blind spot ketika mau belok, harganya Rp 1,7 juta,” tuturnya.

Nah, menilik buritan, bagasi dibo­yong berikut lampu dan garnishnya yang lebih panjang dari standar seharga Rp 3,5 juta. Selanjutnya door handle dan list chrome berikut list plang dibelinya seharga Rp 5 juta untuk kiri dan kanan. Lalu door visor (talang air) seharga Rp 1,5 juta ikut dibenamkan.

Sementara itu, bagian yang utama yaitu spoiler OEM Honda accesories seharga Rp 1 juta juga ditambahkan berbarengan dengan foglamp belakang Rp 1,5 juta juga parking lamp belakang Rp 1,7 juta lengkap dengan switchnya. Logo Maestro versi USA seharga Rp 200 ribu,terakhir side marker di bumper belakang kiri kanan seharga Rp 700 ribu dipasang juga.

Lalu di dalam kabin, door sil plate ada grafir Honda seharga Rp 1,5 juta terpasang rapi. Kemudian sun visor yang ada lampu dan kaca seharga Rp 1 juta dipasang. Tidak ketinggalan panel door lock kiri seharga Rp 200 ribu juga ikut diadopsi, “Aslinya enggak ada door-locknya,” jelas Ichan.

Kalau Accord Maestro ‘93 milik Sidik Herman tak beda jauh. Seperi tatakan pelat nomor JDM di bagasi belakang seharga Rp 1 juta. Sementara itu di bagian depan, foglamp dan headlamp model one piece sudah terlihat terpasang yang masing-masing bernilai Rp 2,5 juta.

Sementara itu pernik interior seperti tempat tissue di bawah jok depan kiri seharga Rp 150 ribu dan tempat kaset Rp 50 ribu di laci dasbor menjadi pembeda kedua Maestro itu. “Genuine Honda Accesories lo,” serunya. Kemudian dasbor tray yang diletakkan di atas dasbor seharga Rp 2 juta juga meriahkan nuansa kabin. “Sudah susah nih carinya,”keluhnya.

Voila! Tampilan keduanya seperti Maestro Built-Up. (sumber: otomotifnet.com)

Reaksi:
Share this with short URL:

You Might Also Like:

How to style text in Disqus comments:
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Hide Parser